Jumat, 15 November 2013

Tentang ajal dan rizki.

Demi masa...
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,,,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
(Al ‘Ashr: 1-3)

Alhamdulillah... Alhamdulillah.. Alhamdulillah..
Hikmah itu adalah hak setiap muslim dalam setiap keadaan yang dialaminya.
Kemarin ditempat kerja kembali diingatkan tentang kehidupan di dunia ini yang memang hanya sementara.
Dari sebuah proses pembuatan buku, Alhamdulillah bisa diambil beberapa hikmah.

Surprise ketika pak kasie meminta untuk meletakkan tiga ayat al ashr di atas pada halaman pertama setelah cover. Subhanalloh... Dari situ saya seperti disentil lagi oleh Allah...
"Sungguh, manusia itu benar-benar dalam kerugian" 
Flash back kembali atas apa yang telah selama ini saya lakukan...
Lisan yang masih sering berucap kata-kata yang tidak penting, tidak perlu, kata-kata yang mungkin menyakitkan hati, kata-kata yang mungkin menyombongkan diri, ngrasani orang lain,,kata-kata yang....
Ya Allah,, hanya dari lisan ini saja sudah begitu banyak dosa yang hamba lakukan...
Astaghfirullahal'adziim...
Mata ini,,, masih sering melihat hal-hal yang tidak halal untuk dilihat,, masih sering melihat hal-hal yang tidak perlu dilihat,, Ya Allah,,
Astaghfirullahal'adziim...
Telinga ini,, masih sering mendengar hal-hal yang tidak seharusnya didengar,,
Hati ini,, hati ini,, Ya Allah,,, 
Begitu banyak hal-hal tidak baik yang masih sering mampir di hati ini Ya Allah,,,,
Robbanaa dzolamnaa anfusanaa waillam taghfirlanaa watarkhamnaa lanakuunanna minalkhosiriin...
(Allah, Tuhan kami, sungguh kami telah mendzolimi diri kami sendiri. Dan jika Engkau tidak mengampuni kami serta menyayangi kami, sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi…)
Ya Allah,, hamba termasuk orang yang merugi,, dan hanya kepadaMu hamba mohon ampun...
Hanya kepadaMu hamba meletakkan harap..

Hidup terus berputar,, pagi menjadi siang, siang menjadi malam,, malam kembali menjadi pagi lagi... berangkat kantor, pulang kantor, berangkat kantor,, pulang lagi, libur,, senin lagi,, sabtu lagi,, dan begitu seterusnya,,,,terus berputar,, hingga mencapai sebuah titik yang sudah pasti, tidak bisa ditunda,, tidak bisa dipercepat,,,
Kematian,,,
Segala yang bernyawa akan mati.
Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). (Yunus:49)
Sungguh, benar sekali apa yang disebutkan dalam Al Ashr tadi,, manusia itu merugi,,, jika ia tidak melakukan amal shaleh dalam hidupnya... hingga ajal menjemput,,
apa yang akan ia bawa menghadap Tuhannya. Menghadap Rabbnya..
Jika diri ini saja masih sering dzalim terhadap diri sendiri,,, bagaimana terhadap orang lain,,,:(
Bagaimana nanti ajal sudah tiba,,
Bagaimana ketika nanti malaikat munkar dan nakir bertanya di dalam kubur,,
Bagaimana nanti ketika tiba hari pembalasan..
Ya Allah,,, Ya Rabb...

Hidup terus berputar,,, terus mendekat pada ketetapan ajal,,
Sungguh, jika hidup ini hanya dibiarkan mengalir begitu saja,, tak ada amal shaleh, tak ada nasehat menasihati,, maka kita akan tergolong menjadi orang-orang yang rugi...


Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (Al Mukmin:67)

itu adalah satu dari dua hal yang akan diceritakan disini,,
Yang kedua adalah tentang rizky. Tak henti-hentinya syukur ini harus terucap melalui lisan ini.. Begitu banyak nikmat yang sudah Allah berikan...
Semoga ini tidak tergolong ujub, riya,, dsb,,, hamba mohon ampun..
hanya ingin sharing,,, agar tak hanya saya yang bisa mendapatkan hikmah itu...

Dalam pembuatan SOP itu saya harus mengeprint dan menjilid di luar kantor,, Alhamdulillah,, kulangkahkan kaki mencari tempat ngeprint terdekat,, yes, dapet,, di depan smansa, sma ku dulu...
Alhamdulillah,, cover dll sukses diprint dengan sedikit perjuangan,, karena ternyata ada beberapa kendala,, tapi over all alhamdulillah kelar juga...
lalu ketika saya tanya ke mas2nya,,"mas, bisa jilid spiral kan?" "ngga bisa mba.." kata masnya...
Saya yang memang sedang smsan dengan mba pun langsung meminta bantuan untuk diantar ke tempat yang bisa jilid spiral. Karena ketika itu hujan,, ndak bawa payung.. dan jauh...
Menunggu sekitar 25 menit... mba datang dan kita cari tempat yang bisa njilid..
Alhamdulillah,,, jadi,,, "berapa mas" ketika ku tanya berapa yang harus dibayar. "sepuluh ribu". OKE,, kubayarlah 10rb. Ndak niat minta nota awalnya...
Tapi mba bilang.."ngga minta direimburse nanti",,
emmm... #mikir... ya udah lah bikin nota aja,, "mas, minta nota.."

Oke,, SOP selesai,,, shalat dzuhur tapi jadi telat,,:(
Di masjid ketemu ibu2 seruangan,, nanya... "udah jadi dijilid,,berapa?" ibunya menanyakan berapa harganya maksudnya... kujawab.. "satu..." :)
maksudnya aku njawab satu biji,,, ndak pengen minta reimburse...

setelah kembali ke ruangan ibunya pun lihat bukunya "ini? cantik..:)"
Trus tiba-tiba muncul selembar mata uang warna biru...
"ini buat pengganti njilid tadi"
"oke bu.. sebentar saya ambil kembalian.." kataku
"udah ngga usah,,,, meneng ae,, diem aja,, ndak usah dikembalikan..."
"waduh bu,,, kan saya cuma habis 20rb,, 10rb buat jilid,, print 10rb,, kebanyakan bu..." aku masih berusaha menolak...
"udah,, meneng ae.." si ibu tetep ngga mau dikasih kembalian..
"hmmm... makasih bu.....:) alhamdulillah..."

Itu tu,, yang namanya rejeki... akan datang dari arah yang ngga disangka sangka.. pokoknya pegang kenceng deh janji Allah di At Thalaq ayat 3.. ndak bakal khawatir lagi sama rizky.

Trus alhamdulillah juga,, dapet rezeki dari arah lain lagi.. tapi #rahasia...:)
Digit di rek berubah jumlahnya..:D 
Kuncinya adalah mensyukuri apa yang kita peroleh, lalu jangan lupa dikeluarkan dulu hak orang lain (zakat) dan shadaqah. Tapi harus diinget juga,, niatnya jangan sampe salah.. jangan sampe niat ngeluarin satu biar dapet sepuluh.. Itu emang janji Allah,, tapi itu tak sepantasnya menjadi niat,, Seharusnya niatnya adalah:

Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka. (Al Mukminun:60)

Alhamdulillah,, bisa sharing pagi ini... semoga bermanfaat,,, sebenarnya sebagai pengingat untuk diri sendiri,, tapi ketika ada orang lain yang bisa mengambil manfaat, alhamdulillah banget...
Wallohu a'lam bisshowab... 
Jika ada kebenaran datangNya dari Allah,, jika ada kesalahan datangnya dari diri saya sendiri..
Kepada Allah saya mohon ampun...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar