Minggu, 06 Desember 2015

2 Kunci pengasuhan anak

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." (An nisa:9)

Jangan sampai mencetak anak2 yang lemah. Jangan sampai membuat PR bagi negara dengan membuat anak2 menjadi anak2 yang bermasalah. Allah telah memberikan solusinya.

1. Falyattaqulloh: bertaqwa kepada Allah, kembali kepada Allah, 
Ada hubungan antara ketaqwaan ortu dengan ketaatan anak anak pada ortunya. Jangan memikirkan hal teknis dulu. Komunikasi saya jelek kali ya? Tidak, instrospeksi dulu hubungan ortu dengan Allah.
Bicara ttg pengasuhan bukan hanya bicara masalah teknis. Itu nomer 2.

"dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana."(Al anfal:63)
Urusan hati bukan urusan teknis. Jangan jangan ada maksiat yang kita lakukan sehingga apa yg kita ajarkan pada anak tidak berbekas. Jangan jangan ibadah kita menurun kepada Allah. Jadi, Allah lah yg mendekatkan dan merenggangkan hubungan kita dengan anak kita, disebabkan ketaqwaan kita.

"Innaa sanulqi 'alaika qoulan tsaqila." Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat. (Al muzammil:5)
Rasulullah dianugerahi perkataan yang mampu menyentuh hati setiap pendengarnya. Kunci untuk bisa memiliki perkataan yang mudah menyentuh hati?
Lihat di dua ayat sebelumnya.
1. Qumillaila illaa qolila. Nisfahuu awinkus minhu qoliila.
2. Warottilil qur'ana tartiilan.
Bukan teori parenting yang membuat hebat. Tapi bagaimana hubungan ayah bundanya dengan Allah. Bersihkan diri dari dosa, lalu perbanyak amal shaleh. Meskipun sebuah rumah sempit, tapi ketika al quran selalu dibacakan di dalamnya, penghuninya akan senantiasa merindukannya. Tidak betah di sevel, mall. Jangan sampai rumah menjadi kuburan. Tidak ada nafas ibadah di dalamnya.

"Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat." (Az zuhruf:36)
Setan akan menyertai kemanapun ia pergi. Akan cemas. Hidupkan rumah dengan Al Quran. Murojaah, menghafal, dan hal2 lain yg berhubungan dengan Al Quran.

Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk mendidik anak-anak kita menjadi penegak kalimah Laa ilaa ha illallah..

Sabtu, 19 September 2015

...

Ada kalanya mencintai menjadi sebuah kesalahan...
meski sebenarnya tak ada yang salah dengan cinta
karena ia adalah sebuah fitrah, 
namun, memang ada masanya ketika mahabbah menjadi masalah
ketika ia tiba di masa yang tak tepat,
masa yang tak seharusnya,

dan kesalahan sang pemilik cinta,
membiarkannya ia terus tumbuh
tanpa ada upaya membuatnya menjadi kerdil

kesalahan sang pemilik cinta,
ianya tak percaya bahwa akan ada satu masa
meskipun ia melewati batasan milenia
cinta akan tersemai dengan indahnya...

benar kata pujangga...
mencintai tak harus memiliki,
mencintai berarti pengorbanan untuk kebahagiaan orang yang kita cintai.
cinta tak pernah meminta untuk menanti
ia mengambil kesempatan, itulah keberanian,
atau mempersilahkan, ini pengorbanan.

Duhai Sang Pemilik Cinta, tetapkan hati kami pada ketaatan di jalan-Mu
jangan biarkan nafsu memimpin kami,
hingga cinta pada-Mu tak terpatri di hati..
Rabbi, ampuni kami...

Jumat, 18 September 2015

Jika ia karena Allah

Menikah itu, kalau ia karena Allah, seharusnya ia menjadi nafas...
nafas itu terhirup masuk ke dalam rongga dada kita
membawa oksigen dititipkan ke dalam darah lewat alveoli 
untuk apa? untuk memberi daya hidup pada seluruh sel tubuh kita

Begitu pula menikah. Ketika ia menikah karena Allah, seharusnya ia menjadi daya hidup bagi lingkungannya. Menjadi daya hidup untuk orang-orang di sekitarnya.

Hidup itu pilihan, tapi...

Hidup itu pilihan...
Beliau mengawali materi pekan ini dengan kalimat itu...
Fa alhamahaa fujuuroha wa taqwaaha...
Maka Dia mengilhamkan kepadanya jalan kejahatan dan ketaqwaan.
(As syams: 8)

Ada seorang pemuda yang berazam. Tahun depan mau rajin tahajud, mau rajin duha, mau tilawah satu hari satu juz. Begitu terus tiap tahunnya, hingga ia berumur 55 dan datanglah sakaratul maut.
Mau sampai kapan kita cuma berazam atas sebuah kebaikan? Atas satu jalan untuk kembali padaNya? Apakah menunggu hingga raga ini terbujur kaku?

Hidup memang pilihan, kita bebas memilih,, 
Apa yang kita suka lakukan,
tapi ingat, setiap ucapan, setiap tindakan, setiap bersitan hati, semua akan dimintai pertanggungjawabannya.
dan waktu terus berjalan.

Apakah kita mampu menjadi seorang pemenang yang mampu mengalahkan hawa nafsu yang senantiasa cenderung untuk lebih suka pada sesuatu yang melenakan?

Lalu bagaimana cara melawannya? Sementara manusia memang diciptakan disertai nafsu..

1. Hati yang hidup. Semboyan yang diajarkan nenek moyang kita agaknya kurang tepat. 
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Terbalik. Seyogyanya adalah, di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat.
Ya, Hati yang hidup, akan menyehatkan jasmani. Telah banyak study yang membuktikan bahwa kekuatan fikiran mampu menyembuhkan penyakit.

2. Hati yang sadar.
Kita seringkali berada pada tempat yang penuh dengan kesia-siaan, canda gurau, yang kesemuanya itu melenakan. Tetap dzikrullah, agar hati kita senantiasa sadar, senantiasa terjaga untuk selalu ingat padaNya.

3. Tegar dalam maksiyat.
Jika kita berada dalam tempat yang penuh dengan maksiat dan kita tak bisa keluar darinya. Bertahanlah. meleburlah, tapi jangan membaur. Bisa jadi kita dikirim ke tempat itu untuk menjadi penerang.

4. Akal yang jernih.
Berfikir tanggap itu bagus, namun hati-hati, kadang ketergesa-gesaan tidak menggunakan akal yang jernih. Fikirkan sebelum bertindak.
Atas maraknya isu-isu negatif yang dengan mudahnya menyebar via media sosial, janganlah kita terburu-buru ikut2an menjustifikasi atas sesuatu.
Teliti sebelum bertindak. 

Lalu, gimana si ciri-ciri orang yang kalah terhadap hawa nafsunya?
1. Pelupa.
2. Was-was, khawatir berlebihan yang tidak menentu.
3. Bimbang dan ragu.

Nah, kalau kita punya sifat2 kaya 3 di atas, coba introspeksi diri, apakah benar, hawa nafsu telah menguasai diri?

wismajdf/19/9/2015

Sabtu, 29 Agustus 2015

Saat Hati Hancur

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(Al Ankabut: 45)

Shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Seharusnya. 
Lalu, apa kabar dengan shalat kita?

ketika setelah selesai shalat tidak ada rasa manis, tidak ada yang membekas di dada. :(
apa kabar dengan hati kita?

Mungkin ia telah rusak,
Hati yg rusak membuat tidak khusyuk dalam beribadah. Tidak ada kelezatan. Bacaan al qur'an hanya sampai di tenggorokan. Tidak sampai ke Hati. Malas untuk beribadah.


Kunci untuk menghadap Allah adalah hati yang bersih.
"(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (As syuara : 88-89)
Illa man atalloha bi qolbin saliim. Hati yang selamat, Memperhatikan Hati sangat penting.
Orang yang akan selamat di hadapan Allah adalah yang datang dengan Hati yang bersih.

Hati yg selamat menurut syeikh ibnu katsir:
1. Selamat dari kotoran dan kesyirikan.
2. Mengetahui Allah benar adanya, yakin bahwa kiamat pasti datang, akan ada pembalasan atas setiap amal kita.
3. Hati yang hidup dengan syahadat.

4. Selamat dari syirik, dari keraguan, dari kecintaan pada keburukan, dan selamat dari terus menerus melakukan hal-hal bid'ah.


Kalau ingin selamat harus ikhlas, mengilmui apa yang diucapkan dengan kalimat syahadat. Mencintai kebaikan. Menghiaskan kebaikan. Hawa nafsunya selalu mengikuti apa yang Allah dan Rasul cintai.

Barometer ketaqwaan seorang hamba adalah ketika ia berkhalwat sendirian.
Seharusnya sama amalan hamba ketika sendiri maupun ketika bersama orang lain.

Hal-hal yang merusak hati:
1. Bermegah-megah/ bermewah-mewah di dunia.
2. Mengikuti syahwat/hawa nafsu
3. Sering cekcok, berdebat
4. Munafiq

5. Kesombongan.

6. Mengikuti kecintaan terhadap dunia.
7. Mencintai kepemimpinan, ketenaran
8. Lalai dgn perkara2 yang melalaikan dari ibadah.
9. Sibuk dengan Syahwat, hawa nafsu.
10. Cinta yang diharamkan. Termasuk cinta kepada pasangan yang belum halal.


Hati adalah poros kebaikan seluruh anggota tubuh. Jika baik hatinya maka baik pula amalnya. Lihatlah bagaimana sikap nabi Yusuf ketika digoda oleh Zulaikha

"Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: "Marilah ke sini." Yusuf berkata: "Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik." Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung." (Yusuf:23)

Pada kesempatan ini hanya dibahas poin 1 yaitu Bermegah-megah/ bermewah-mewah di dunia.

1. Kalau mewah di dunia, dikhawatirkan akan sengsara di akhirat. Terlalu berlebih2an dalam kenikmatan dunia. Hal ini tidak hanya dihinggapi oleh orang kaya. Orang miskin pun juga.
"Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: "(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum."(Al Mukminun: 33)

2. Bermewah2 adalah sifat yang sangat dominan dari orang kafir.

"Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa." (Hud : 116)

3. Mewah penyebab kehancuran di dunia.
"Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya). Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya. Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya." (Al anbiya: 11-13)

4. Melemahkan semangat beribadah.
"Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut perang) itu, merasa gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah, dan mereka tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka berkata: "Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini." Katakanlah: "Api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jika mereka mengetahui." (At Taubah: 81)

5. Tidak siap menerima takdir. Susah mnerima takdir. 
"Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku." Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku" (Al fajr: 15-16)
Sulit sedikit langsung putus asa.... :(


Janganlah berbangga dengan kemewahan, dengan nikmat, karena
1. Seluruh nikmat dari Allah adalah ujian. Nikmat bukan bukti Allah Ridha pada seseorang.
Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar. (Al Mukminun : 55-56)

2. Nikmat dunia penyebab hilangnya nikmat akhirat.
"Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): "Kamu telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik" (
Al ahqaf: 20 )


3. Kemewahan dunia akan dimintai pertanggungjawabannya. 

"kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)." (At takatsur: 8)


Potret bermewah-mewah zaman sekarang:
Berlebihan dalam:

1. Model dan penataan rambut

2. Penampilan.
"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (Al a'raf:31)
3. Membeli pakaian yang berharga wah.
4. Makanan, minuman.
5. Resepsi pernikahan.
6. Aksesoris gadget.
7. Mobil dan aksesorisnya.
8. Rumah dan segala perabotannya.
Pajangan pun akan menjadi pertanyaan di sisi Allah.
9. Permainan yang melalaikan.

Ingatlah, bahwa 

Keridhaan manusia adalah puncak yang tidak bisa dicapai.
Kalau nurutin manusia,, hmm.. ngga akan pernah puas.

Ingatlah selalu akan Hari kiamat, 
ingat kematian, ingat bahwa kita akan berhadapan dengan Allah.
Waktu akan ditanya oleh Allah.

untuk apa ia kita habiskan...

Jangan gembira dulu kalau di dunia diberi nikmat. 
Jangan-jangan itu akan membuat hilangnya nikmat di akhirat. 
Saingi temanmu dalam perkara akhirat.
Bukan perkara menang, tapi teruslah menyaingi. Seperti Umar yang terus menyaingi Abu Bakar meskipun ia tahu bahwa ia tak kan pernah bisa menyaingi Abu Bakar.

29/8/15/Ar Rahmat

Daripada kita memikirkan pagi yang sudah pasti datangnya, lebih baik kita menikmati gelapnya malam

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
(Ali Imron:133-135)


Innamaaa bu'istu liutammima makaarimal akhlak. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak, bukan untuk mensejahterakan umat, bukan untuk yang lainnya. AKHLAK.

Bahagia, mulia, selamat dunia akhirat, sumbernya adalah kemuliaan akhlak. Tidak ada timbangan yg paling berat selain timbangan akhlak.

Berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (Al Qashash:77)

Allah saja terus berbuat baik kepada kita meskipun kita terus saja berbuat dzalim.

Ingatlah, bahwa apapun yang dilakukan Allah adalah yg terbaik.
Semua yang Allah tetapkan pasti baik. Meskipun belum tentu sesuai keinginan kita.
Sehat baik, sakit baik, yg tidak baik adalah ketika kita:
-Buruk sangka pada Allah
-Tidak Ridha pada takdir
-Tidak syukur, salah fokus. Fokusnya pada yang tidak ada, bukan yang sudah/masih ada.
-Tidak sabar.


Daripada kita memikirkan pagi yang sudah pasti datangnya, lebih baik kita menikmati gelapnya malam.


-Tidak sempurnakan ikhtiar. Gigih kerja itu sebagai bentuk ibadah, bukan untuk mengatur Allah.

- ngga suka taubat
Kita itu tidak terancam oleh apapun, siapa pun kecuali keburukan kita. Karena keburukan akan kembali ke kita. 
In akhsantun akhsantum lianfusikum wain asa'tum falaha. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,... (Al Isra: 7)

Cari 1001 alasan untuk berbaik sangka kepada siapapun. Ngga ada ruginya baik sangka. Kalau kita khusnudzon, Allah yang akan menanggung. Allah tau setiap lintasan Hati kita. Ngga ada untungnya gemes dolar naik terus. :D Tawakkal aja. Jangan sampai kotor pikiran.

Beramal itu sangat tidak mudah. Karena, sangat mungkin ada maksiyat dalam amal.

24/8/15/BI

If there is something in our head, in our heart. Say to Allah. Not to others...

Kita kudu mau minta sama Allah...
Kita kudu banyak minta sama Allah...
Kita kudu sering minta sama Allah...
Kita jangan sampe berhenti minta sama Allah...

Walillahil masyriku wal maghrib fa aina ma tuwallu fatsamma wajhulloh. Innalloha wasi'un 'aliim. "Dan kepunyaan Allah lah timur dan barat. Maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui."
(Al Baqoroh: 115)

Kita ngga terlatih meminta.
Liat mobil bagus di jalan, diem aja, shalawatin, sambil minta sama Allah.
Liat rumah bagus, mupeng doank, 
Minta aja sama Allah sambil baca Shalawat.
Liat pengemis di jalan. Kalo ngga ngasih, doain, biar dia dilapangkan rizkinya. Jadikan setiap lintasan pikiran kita positif.
Minta aja. Segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi itu milik Allah.

If there is something in our head, in our heart. Say to Allah. Not to others...

26/7/15/Istiqlal

Selasa, 24 Maret 2015

Wahai para Ayah...

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." (An Nisa:9)

Anak-anak yang lemah ada karena para ayah dan Ibu tidak bisa mengasuh dengan benar.
Anak-anak yang lemah usianya tua tapi perilakunya seperti bocah.
Menurut pakar psikolog, anak-anak jaman sekarang, usia psikologis setengah dari usia psikisnya.

Profil anak-anak lemah:
1. Lemah fisik
2. Lemah Skill
3. Lemah Pola pikir
4. Lemah Financial
5. Lemah Mental dan spiritual

Kenapa? Karena ngga pernah diajak diskusi. Jadi pola pikirnya mati. Dipaksa ini itu sama ortu.

Wanita yang tidak punya sosok ayah:
1. Gampang jatuh di pelukan laki-laki. Kenapa ini bisa terjadi? Karena lisan ayah terlalu kaku, terlalu kaku untuk mengungkapkan cinta kepada anaknya. Bagi seorang wanita ayah adalah first love. :)
Wahai para ayah, ungkapan rasa cintamu pada anak-anak perempuanmu. Anak perempuan butuh ucapan, tak hanya sikap. Jika bapak tidak dekat dengan anak perempuan, siap-siap saja mendapat menantu yang menyesakkan Dada.
2. Kemungkinan akan gagal dlm rumah tangga, akan mudah cerai, karena sekali disakiti oleh suami dia akan menjudge semua lelaki sama.

Inilah tantangan dari luar kita:
1. Pola makan dan prestasi yg instant.
2. Kebutuhan materi yg makin tinggi.
3. Teknologi digital yg sedemikian pesat. Sehingga anak cenderung asosial.
4. Bisnis syahwat semakin merajalela.
5. Peredaran narkoba.

Berkahilah umatku yg bangun di pagi hari.
Penting utk kita mensiasati.
Anak sebaiknya jangan punya kamar privat agar kita lebih bisa memantau perkembangannya.
Ayah yang hebat adalah yang berani menyapa anaknya.
Ayah yang Berani mematikan gadget ketika bersama anaknya.

"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros
Berikanlah hak mulai dari orang terdekat." (Al Isra:26)
Ketika teka teki usia kita hanya Allah yang tahu...
Masihkah kita akan tetap menunda kebaikan yang sejatinya bisa kita kerjakan hari ini?
Masihkah kita hanya melihat perjuangan orang2 di sekitar tanpa memilih untuk ikut berjuang bersama? #mn
 

Rabu, 25 Februari 2015

8 Jam Bekerja = 8 Jam Beramal Shalih

Sebagian orang memaknai bekerja sebagai sarana utk mendapatkan penghasilan. Sesungguhnya penghasilan yang diperoleh tidaklah sebanding dengan pengorbanan orang tua yg telah mendidik, guru-guru yg telah memberi pengajaran, dan seluruh pihak yg berperan dalam setiap proses kita berada pada posisi sekarang. Apalagi jika dibandingkan dengan pemberian Allah hingga detik ini. Mata yang masih bisa melihat, kaki yang masih berjalan... Sebesar-besarnya penghasilan kita tidak bisa untuk membeli kedua biji Mata kita. Penghasilan kita terlalu kecil dibandingkan dgn modal yang Allah berikan.

"Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (At Taubah: 105)

Jadi, apa yang seharusnya menjadi motivasi kita dalam bekerja? Ya, seperti disebutkan dalam ayat tadi bahwa bekerja adalah dalam rangka menjalankan apa yang diperintahkan Allah. Kerja sendiri itu adalah perintah Allah. Dan Allah lah yang akan menilai kerja kita.

Bekerja adalah menjalankan perintah Allah. Sementara rizki itu jaminan Allah. Dua hal yang terpisah. Rizki yang kita peroleh bukanlah semata-mata karena kerja kita.

Bekerja adalah ibadah, salah satu bentuk menjalankan perintah Allah. Maka, jadikan Allah sebagai tujuannya.

"Inna shalaati wanusuki wa makhyaya wa mamaati lillaahi robbil 'alaamiin...
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Rabb semesta alam..
Bekerja bukan karena alasan finansial. Tapi motivasikan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah. So, lakukan yang terbaik.

Sebagian besar rizki yg kita terima bukan karena kerja kita. Ingat bahwa rizki bukan melulu soal gaji, soal uang. Sahabat yang baik pun adalah rizki. Dan ingat pula bahwa selama jatah rizki kita belum habis. Allah tidak akan menutup usia kita.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT berfirman: "Wahai anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kpd-Ku, niscaya Aku penuhi (hatimu yang ada) di dalam dada dengan kekayaan dan Aku penuhi kebutuhanmu. Jika tidak kalian lakukan, niscaya Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak Aku penuhi kebutuhanmu."
(HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim)

Hanya ada dua opsi dalam kita bekerja, kita menjadi Budak Allah atau budak dunia. 
1. Budak Allah. 
Akan diberi dua hal. Tenang dan dicukupkan kebutuhannya. Semakin sibuk ia, maka ia akan merasa semakin butuh Allah, dan semakin mendekat ia pada Allah. 
2. Budak dunia.
Jiwanya tidak tenang dalam bekerja. Tidak pernah merasa cukup. Hatinya gelisah, tangan selalu sibuk, dalam keadaan miskin maupun kaya.
Ketika kita merasa terhimpit masalah, kesibukan tiada henti, bisa jadi kita sdg diperbudak oleh dunia. Yuk cek lagi niat kita...

Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. (As Syuura:20)

  • Allah menyuruh kita bekerja untuk menjemput rizkinya, agar kita semakin bersyukur ketika mendapatkannya.

Tumbuhnya rasa syukur adalah kenikmatan. 
Rasa syukur yg sesungguhnya adl mensyukuri rasa syukur.

  • Perintah dan larangan Allah adalah pedoman utama dalam bekerja.
Halal haram menjadi pijakan, bukan keuntungan semata.

"Kejujuran adalah ketenangan, sedang kebohongan adalah kegelisahan."(HR. Ahmad)
Allah akan mencabut keberkahan pada setiap kebohongan. Sementar kebaikan akan tumbuh bercecabang. 
Ada ungkapan mencari yang haram saja sudah apalagi yg haram. Ini SALAH. Yang benar adalah Allah yg Maha pengasih dan penyayang memberikan rezeki halal melimpah ruah, buat apa susah-susah mencari yg haram?
Coba sebutkan 10 pekerjaan yg haram?
Pasti tidak akan semudah kita menyebutkan yang halal.

Ingat, tidak ada satupun yang haram yang membawa kebaikan.

  • Bekerja adalah sarana membangun persaudaraan.
"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat." (Al hujurat:10)


Hubungan pekerjaan hendaknya diikat dengan ikatan persaudaraan, dalam iman, dalam ukhuwah islamiyah. Bahkan tidak hanya di dunia, melainkan hingga ke akhirat. Kalau tdk diikat ukhuwah bekerja akan tidak akan menyenangkan.

  • Berlapangdadalah, maafkanlah.

"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema'afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (An nuur: 22)

  • Tersenyumlah. :)

"Senyummu bagi saudaramu adl sedekah." (HR. Tirmidzi)

Senyum itu sederhana, tapi membawa manfaat yang luar biasa.
Syarat senyum itu cuma satu. Harus Ada orang lain. :)

  • Bekerja adalah sarana beramal shaleh.
"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (An Nahl: 97)

Ketika ditanya seorang dokter spesialis wasir, "dok, ko mau si jadi spesialis wasir?"
"saya melakukan pekerjaan ini karena saya yakin tidak banyak orang yang mau. Dan menurut saya banyak orang yang butuh ditolong karena penyakit ini...
Subhanalloh... Bagaimana dengan posisi kita sekarang?
Bekerja apapun yg halal, pasti disana kita sedang menolong orang.

Jadi, pekerjaan kita adalah ladang amal shaleh kita.
Bekerja bukan karena apa yg kita miliki kurang. (Ingat, qonaah itu Ada dalam Hati, bukan dalam ikhtiar). Tapi karena Allah memang menyuruh kita untuk bekerja. 

Pastikan bahwa ada org lain yang mendapatkan manfaat dari kerja kita.
8 jam kita bekerja, 8 jam kita beribadah, 8 jam kita beramal shaleh.
Akan terlalu remeh jika semata-mata diniatkan hanya untuk mendapatkan uang.

#SholahudinKPDJP#25/2/15

Senin, 23 Februari 2015

Alhamdulillah, masih diingatkan...

Alhamdulillah, atas segala nikmat yang Allah curahkan hingga detik ini.
Allohumma a’inni ‘alaa dzikrika wakhusni ‘ibaadatik.
Ya Allah, semoga hati-hati kami, selalu Engkau jaga untuk selalu ingat kepada Mu.
Karena, hanya dengan mengingat-Mu, hati ini akan tenang.

Tadi pagi tiba-tiba teringat satu tulisan teman,,
Yang dia ingin menyempurnakan separuh agamanya dengan salah satu alasan ingin menagih janji Allah.
Apa, menagih janji Allah? Apakah pantas, seorang hamba yang hina ini menagih janji Allah? Sungguh tidak pantas. Karena Allah tidak pernah ingkar janji.
Tidak pantas untuk manusia menagih janji Allah dengan bekal amalnya. Bukankah setiap amal yang dilakukannya itu pun karena karunia Allah? Setiap kebaikan yang ada itu karena Allah. Tidak ada hak untuk manusia menuntut balasan atas setiap amalnya.
Ketika apa yang kau inginkan belum engkau dapatkan, jangan pernah salahkan pihak lain, apalagi Allah. Tunjuk diri sendiri. Pasti. Pasti masih ada yang salah dengan diri.

Alhamdulillah, semoga kita senantiasa menjadi hamba yang banyak bersyukur atas segala nikmat, musibah, dan penghindaran dari musibah.
Alhamdulillah, Allah masih menjaga diri ini dari keburukan yang mungkin bisa jadi akan terjadi. Tadi pagi, agak sedikit lebih siang dari biasanya berangkat ke kantor, Ketika baru keluar kamar kosan, ngunci pintu, Tiba-tiba inget sesuatu..
“Dompet, tadi malem kan abis belanja ke tokem. Dompet ada di tas kecil.”
Lalu ngecek tas. Iya Bener, ngga ada. Masuk lagi,
Bener, dompet masih ada di tas kecil.
Alhamdulillah, klo ketinggalan bahaya, SIM STNK disana. Alhamdulillah, Allah masih mengingatkan...

Lagi. Udah ready, motor udah panas, tinggal cus dari kosan. Terus tiba-tiba sadar, “Ko ngga pake helm?”
Alhamdulillah, masih diingatkan. Coba Aja lupa, bisa diSTOP polisi di jalan. :D

Intinya, Yuk banyak-banyak bersyukur, atas setiap kejadian yang kita alami.
Ambil hikmah yang ada pada setiap kejadian. Sekecil apapun itu.
Semoga fikiran kita senantiasa dijaga untuk selalu ingat pada Nya.
Karena sedetik saja kita lalai, syetan akan masuk.
Sedetik. Gimana kalau sejam? sehari?

Wallohu a’lam bis showab.
Semoga bermanfaat.

Sabtu, 14 Februari 2015

Pasanganku sahabatku

Alhamdulillah, bisa ikut kajian tafaquh fiddin malam ini. Meskipun ngga ikut mabit, 
Kajian malam ini ngebahas tentang pernikahan. Sebuah tema yang selalu ramai diperbincangkan. Tapi sayang, ngga bisa bikin cerita ngalir. Cuma nyatet poin2 penting aja, karena dari kedua pemateri, yang satu puitis, bikin terpukau, #jadi lupa nulis, yang satu lebih banyak cerita, #terpukau juga.
Terimakasih ust. salim dan ust cah atas shadaqah jariyahnya. Semoga menjadi pahala yang terus mengalir meskipun ruh sudah tidak menyatu dengan raga nantinya. 

*** ust.salim

***Tidak patut ada yang dibanggakan kecuali taqwa. Dan Allah tidak menampilkan ketaqwaan seseorang. Jadi, pada hakikatnya, tidak ada alasan bagi manusia untuk berbangga diri. Kita ini terbuat dari tanah, dan kita harus belajar pada tanah. Tanah itu subur, menumbuhkan, tabah, lembut, teguh. Meskipun ia ada di bawah, tapi ia sejatinya memiliki begitu banyak peran.
Seutama-utama ibadah adalah merendahkan hati, tawadhu.

***Ingatlah ketika Siti Hajar ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim,
"Apakah ini perintah Allah?"
"Ya"
"Pergilah, kalau ini perintah Allah, sekali-kali Allah tidak akan menyia-nyiakan kami."
Setiap kita pasti akan diuji. Dan yakinlah, Ia tidak menciptakan ujian melainkan ada solusinya.

***Doa itu bukan soal dikabulkan,
tapi soal seberapa luas ia memberkahi

***Ingatlah doa istri imron, cita-cita untuk anaknya. 
Robbi innii nadzartu laka maa fii bathnii muharroron.... Ya Allah, sesungguhnya aku menadzarkan anakku untuk menjai pelayanMu dan bagi rumah-Mu.
Yuk bangun peradaban yang cinta masjid. Jadilah takmir masjid yang punya bisnis property, takmir masjid yang punya perusahaan tambang,, takmir masjid yang....

***"...min anfusikum azwajaa.."
istri adalah bagian dari suami. Suami adalah bagian dari istri. Satu jiwa. Dua belahan yang saling menggenapkan. Jangan ada yang mencari seseorang yang sempurna. Karena kita semua diciptakan tidak sempurna untuk saling menyempurnakan.

*** menikah itu harus menjadi nafas.
memberikan daya hidup bagi lingkungan. Karena menikah itu adalah agar engkau mampu menjaga kesucian, agar engkau cenderung padanya. Tenteram dengan kehadiran dan dengan terpisahnya. Tentram ketika bersama maupun berpisah.


##ustadz cahyadi takariawan

Menikah adalah manajemen ketidakcocokan. Mengatur hal-hal yang tidak cocok. Kalau yang sudah cocok si gampang.

Yang terpenting dalam pernikahan adalah menciptakan KESEJIWAAN.
Kebanyakan suami isri hanya sibuk berumah tangga, tapi lupa bersahabat. Yang dibicarakan masalah rumah tangga saja. Listrik mati lah, minyak habis lah, dll

Ketika sepasang suami istri terus bersama hingga tua, yang masih bisa dinikmati adalah kesejiwaan. persahabatan, menumpahkan semua rasa padanya, dan saling nyaman untuk berbagi.

*LDR, tidak ada yang teknologi yang menyembuhkan kerinduan suami dan istri.
Batasnya adalah 4 bulan menurut sayyidina Umar r.a

Ketika kita bekerja, pergilah untuk kepentingan, dan pulanglah untuk cinta dan kesetiaan.

##anak itu lebih percaya apa yang lebih dilihat daripada apa yang didengar.
lebih percaya apa yang dirasakan daripada yang dia dengar.

Kamis, 12 Februari 2015

Bahagia adalah ketika...

Bahagia adalah ketika mengetahui bahwa orang lain semakin dekat dengan pencipta-Nya. Meskipun entah apa kabar keimanan pada diri ini,, :(

Bahagia, ketika Saudari sepupu kini telah mendapat pekerjaan sebagai guru di sebuah sekolah islam di Purwokerto yang dengan itu kini penampilannya lebih syar'i. Masya Allah. Makin cantik dan makin shalihah.

Bahagia, ketika dapet bocoran teman yang dulu sempat bilang, "myu, kamu keren banget si,, jilbabmu lebar, bla, bla bla,, " akan menikah. :) Subhanalloh, penampilannya sekarang udah akhwat banget. :)

Bahagia, ketika teman yang sepertinya dulu jauh dari ngaji, sekarang jadi rajin ngaji, suka pinjem buku-buku agama, suka minta ayat-ayat dalam Al qur'an yang keren-keren,,

Bahagia, ketika sekarang ada temen puasa senin kamis di kantor,,

Bahagia, ketika tiap pagi denger kamar kos sebelah nyetel mp3 kajian...

Bahagia,, atas setiap peningkatan ketaqwaan yang telah diraih temen-temen, saudara saudari seiman.

Sedangkan diri ini, :( Mungkin justru semakin jauh dari-Nya.

Selasa, 10 Februari 2015

MOVE ON

suatu kondisi dimana pada situasi sesulit apapun seseorang berfikir bahwa ia masih bisa hidup, ada secercah harapan, terus bergerak dan bergerak, karena hidup harus terus berjalan.

Di mobil, ada kaca spion. Untuk melihat ke belakang, dan hanya dipakai sesekali. Jika terus ngliat spion tentu bisa nabrak karena ngga liat ke depan. :) 
Sama juga dengan hidupmu, jangan terus melihat masa lalu. Tataplah masa depan, karena waktu terus bergerak.

Katanya wanita lebih susah move on, apa benar?
Basicnya, wanita itu lebih didominasi oleh perasaan, berbeda dengan laki-laki, yang lebih menggunakan logika dalam hidupnya. Sehingga tidak heran jika perempuan lebih sulit untuk melupakan sesuatu, lebih sulit untuk move on.
Jadi ketika ada dua orang, laki laki dan perempuan bertemu, yang satu dengan pola fikir never remember, yang satu never forget. Ya, pantas, perempuan susah move on. Jadi, jangan sakiti wanita ya para lelaki. :)

"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang tinggi (derajatnya) jika kamu beriman." (QS. Ali Imran:139)

> Ya, iman. Itulah landasannya.
Dan iman itu naik turun. Jadi, teruslah dicharge. Ibarat baterai, tentu ia harus selalu dicharge agar bisa hidup. Perkuat imanmu, maka hatimu akan tenang. "'alaa bidzikrillahi tatmaiinul quluub" "Hanya dengan mengingat Allah, hatimu akan tenang"

> KALAU Mau MOVE ON Jangan sendirian....!!

"Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." (Al Kahfi: 28)

Cari teman yang move on juga. Jangan gabung sama temen-temen yang galau juga. Bisa tambah galau nanti. :)

> Lalu, yang penting lagi ni, biar gampang move on, jangan lupa banyak-banyak berdoa

"Allahuma inni a'udzubika minal hammi wal hazan, wa a'udzubika minal ajzi wal kasal, wa a'udzubika minal jubni wal bukhli, wa a'udzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijaal" 
'Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari kemurungan dan kesusahan, aku berlindung kpd-Mu dari kemalasan dan aku berlindung kpd-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kpd-Mu dari tekanan hutang dan paksaan orang." (HR. Abu Dawud).

“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik.."
"Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

> Dan seperti kata para ulama, yang dibikin lagu sama Opick, obat hati ada 5:
1. Baca qur'an & maknanya
2. Sholat malam dirikanlah
3. Brtemanlah dengan orang shaleh
4. Perbanyaklah berpuasa
5. Dzikir malam perpanjanglah

Tentang Cinta

Cinta itu sederhana..
Kalau bukan jodoh, ya sudah...
Hidup kita bukan untuk masa lalu...
hidup kita untuk masa depan...

Ketika sudah yakin dengan seseorang
Namun dia tak kunjung menghalalkanmu
Pertanyaannya adalah
Mau sampai kapan? 
Sementara hidup harus terus berlanjut
Kita tidak pernah tau kapan kita mati
Sementara kematian itu adalah sesuatu yang paling dekat dengan kita

Come on...
kita harus berkarya
siapa yang tau kita besok masih bisa hidup?

berharap boleh,
tapi tau dari mana dia adalah jodoh kita?
dan mau sampai kapan?
padahal kematian sangat dekat.

Seperti disebutkan dalam hadits nabi, seburuk-buruk kematian adalah mati dalam keadaan bujangan. @.@ 

Menikah adalah setengah agama, dan setengahnya lagi takwa kepada ALLAH, dengan menikah insyaAllah akan menguatkan segalanya.

#Dari kemarin mbahas tentang nikah mulu. :D
Kebetulan aja dapet materi tentang itu, jadi ya nulisnya tentang itu. :D

@mqFmBandung
@darlisFajar
10/2/15