Sabtu, 11 Mei 2013

Selamat menempuh ujian

“Jarang sekali dari kita yang belajar dari kebahagiaan-kebahagiaan yang kita dapatkan. Kita lebih sering belajar dari kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Jarang kita mengambil hikmah dari kemudahan-kemudahan yang kita dapatkan." - Jalaluddin Ar Rumi-

“Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku." Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.” (Az Zumar:49)
“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku." (Al Fajr:15)

Sesungguhnya ujian itu mudah, ujian itu tidak pernah di luar kemampuan kita. Nabi Isa nabi yang paling miskin, tapi dia dimuliakan Allah. Mahatma Gandhi, hidupnya menderita. Nelson Mandela, 27 tahun dipenjara oleh kulit putih. Bung Hatta, hidup susah hingga akhir hayat. Bunda Teresa, hidup di permukiman kumuh.
Kita tidak akan pernah dewasa tanpa ujian. Ujian itu kecil, jadi tidak perlu takut. Dengan ujian kita akan menjadi dewasa. Pengalaman tidak akan pernah kita dapatkan hanya dari membaca buku.

Cara menjawab ujian: sungguh-sungguh menghadapinya, jangan khawatir, karena ujian itu datang dari Allah. Pasti kita mampu menyelesaikannya.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (At Taubah:9)
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (Al Baqarah:286)

Hari kemarin telah berlalu. Hari depan kita belum tau. Jalani apa yang sekarang bisa kita lakukan. Berusahalah, pasti ada jalan. Kalau tidak ada jalan ke kiri, maka ke kananlah. Belajar pada ilmu air. 

Doa sesudah belajar
"Allohumma innii astaudi'uka maa qoro'tu wa maa fahimtu wa maa khafidztu farudduhu ilayya 'inda maa khaajatii ilaihi aamiin.."

Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepadaMu apa-apa yang telah aku baca, dan apa-apa yang telah aku fahami, dan apa-apa yang telah aku hafal. Maka kembalikanlah ia kepadaku ketika aku membutuhkannya.

Selamat menempuh ujian, semoga diberi kemudahan dan kelancaran.
Belajar, berusaha, dan berdoa.
Semoga Allah memberikan hasil terbaik sesuai yang diharapkan.
Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar